Kenapa Nomor Telepon Jepang Penting? Ini yang Akan Sulit Tanpanya

Jika tinggal di Jepang, memiliki nomor telepon Jepang cukup penting.

Di Indonesia, banyak orang lebih sering berkomunikasi melalui aplikasi seperti WhatsApp. Karena jarang melakukan panggilan telepon biasa, mungkin ada yang berpikir bahwa nomor telepon tidak terlalu penting.

Namun, di Jepang nomor telepon bukan hanya digunakan untuk menelepon.

Nomor telepon juga sering digunakan untuk verifikasi melalui SMS(SMS認証), verifikasi identitas(本人確認), pendaftaran akun, dan berbagai prosedur lainnya.

Jadi, meskipun Anda hampir tidak pernah menelepon, memiliki nomor telepon Jepang tetap penting.

Kalau urusan SIM ditunda karena merasa Wi-Fi dan WhatsApp sudah cukup, Anda bisa menemui kendala saat membuka rekening, menggunakan aplikasi pembayaran, atau melakukan verifikasi akun.

Masalah seputar nomor telepon ini merupakan salah satu hal yang cukup sering membingungkan orang asing setelah baru datang ke Jepang.

Layanan yang Mungkin Memerlukan Nomor Telepon atau Verifikasi SMS

Di Jepang, nomor telepon atau verifikasi melalui SMS dapat diperlukan ketika menggunakan berbagai layanan seperti:

  • Membuka rekening bank
  • Mengajukan kartu kredit
  • PayPay
  • LINE
  • Mercari
  • Berbagai layanan online
  • Menyewa tempat tinggal
  • Melamar kerja atau berkomunikasi dengan tempat kerja
  • Komunikasi dari sekolah
  • Membuat janji dengan rumah sakit atau layanan lainnya
  • Berbagai proses verifikasi identitas

Bukan berarti semua layanan tersebut selalu mewajibkan nomor telepon.

Namun, SMS dapat diperlukan bukan hanya saat pertama kali membuat akun, tetapi juga ketika:

  • Login
  • Melakukan verifikasi identitas
  • Mengatur ulang password
  • Mengganti smartphone
  • Memulihkan akun

Sebagai contoh, saat membuat akun PayPay, Anda perlu menerima kode verifikasi melalui SMS.

Pada LINE, SMS atau panggilan telepon juga dapat digunakan saat mendaftarkan atau mengganti nomor telepon maupun ketika memindahkan akun ke perangkat lain.

Karena itu, di Jepang lebih tepat jika nomor telepon dianggap bukan sekadar alat untuk menelepon, tetapi juga sebagai salah satu informasi penting untuk mengakses berbagai layanan dalam kehidupan sehari-hari.

Sedikit Berbeda dengan Kebiasaan di Indonesia

Di Indonesia, banyak orang terbiasa berkomunikasi terutama melalui WhatsApp. Karena itu, setelah datang ke Jepang mungkin ada yang berpikir, “Asalkan ada Wi-Fi dan WhatsApp, untuk sementara sudah cukup.”

Untuk berkomunikasi dengan keluarga atau teman, memang sering kali tidak ada masalah.

Namun, ketika mulai membuka rekening bank, menggunakan layanan pembayaran, mengajukan kartu kredit, atau melakukan berbagai pendaftaran di Jepang, Anda akan menemukan situasi di mana nomor telepon seluler Jepang dan SMS diperlukan.

Jika berencana tinggal di Jepang dalam waktu cukup lama, memiliki nomor telepon Jepang atas nama sendiri sejak awal akan membuat berbagai prosedur berikutnya menjadi lebih mudah.

Baru Tiba di Jepang: Harus Mulai dari Mana?

Setelah baru datang ke Jepang, ada situasi yang bisa terasa seperti lingkaran:

  • ① Ingin membuka rekening bank
  • ② Kadang diminta nomor telepon
  • ③ Ingin mendaftar SIM
  • ④ Harus menyiapkan metode pembayaran

Rekening bank, nomor telepon, dan metode pembayaran saling berkaitan, sehingga tidak jarang orang bingung harus memulai dari mana.

Misalnya:

“Kalau belum punya kartu kredit Jepang, apakah saya bisa mendaftar SIM?”

atau

“Saya belum punya nomor telepon, jadi tidak bisa menerima SMS.”

Namun, perlu diketahui bahwa pembayaran SIM di Jepang tidak selalu harus menggunakan kartu kredit.

Belum Punya Kartu Kredit Jepang? Ada SIM yang Bisa Dibayar Lewat Rekening Bank

Sebagai contoh, Rakuten Mobile ahamoLINEMO mendukung pembayaran tagihan bulanan melalui autodebet dari rekening bank(口座振替 / kōza furikae).

Artinya, jika Anda sudah memiliki rekening bank Jepang yang dapat digunakan, dalam beberapa kasus Anda tetap bisa mendaftar SIM meskipun belum memiliki kartu kredit Jepang.

Salah satu urutan yang bisa dipertimbangkan adalah:

  • ① Menyiapkan rekening bank Jepang
  • ② Mendaftar SIM yang mendukung 口座振替
  • ③ Mendapatkan nomor telepon Jepang
  • ④ Menggunakannya untuk verifikasi SMS dan layanan lainnya
  • ⑤ Setelah itu, jika diperlukan, mengajukan kartu kredit

口座振替 mirip dengan autodebet di Indonesia

Bagi orang Indonesia, istilah 口座振替(こうざふりかえ / kōza furikae) mungkin terasa asing.

Sistemnya mirip dengan autodebet yang dikenal di Indonesia: setelah rekening didaftarkan, tagihan akan otomatis dipotong dari rekening setiap bulan.

Jadi, Anda tidak perlu melakukan transfer bank secara manual setiap kali membayar.

Perhatikan syarat pembayaran masing-masing operator

Meskipun suatu operator mendukung pembayaran melalui rekening bank, bank yang dapat digunakan dan syaratnya bisa berbeda-beda.

Selain itu, metode pembayaran untuk biaya bulanan dan pembayaran smartphone belum tentu sama.

Sebagai contoh, pada Rakuten Mobile, 口座振替 dapat digunakan untuk membayar biaya layanan bulanan, tetapi tidak dapat digunakan untuk membayar harga perangkat seperti smartphone.

Jika membeli SIM sekaligus smartphone, Anda mungkin perlu menyiapkan metode pembayaran lain.

Karena itu, selalu periksa ketentuan pembayaran operator sebelum mendaftar.

Rakuten Mobile Bisa Menjadi Salah Satu Pilihan untuk Nomor Pertama di Jepang

Rakuten Mobile mendukung pembayaran biaya bulanan melalui rekening bank.

Selain itu, dengan menggunakan aplikasi Rakuten Link, panggilan domestik yang memenuhi ketentuan dapat dilakukan tanpa biaya telepon.

Karena itu, Rakuten Mobile dapat menjadi salah satu pilihan bagi orang yang ingin segera memiliki nomor telepon untuk berbagai prosedur di Jepang atau cukup sering melakukan panggilan.

Namun, tidak ada satu SIM yang paling cocok untuk semua orang. Pilihan terbaik tetap tergantung pada kebutuhan masing-masing.

Pilih SIM Sesuai Cara Anda Menggunakannya

Selain Rakuten Mobile, ada juga layanan seperti LINEMO, ahamo, IIJmio, dan mineo.

  • LINEMO:dapat cocok bagi orang yang sering menggunakan LINE
  • ahamo:dapat cocok bagi orang yang ingin menggunakan jaringan docomo
  • IIJmio:dapat menjadi pilihan bagi orang yang ingin menekan biaya bulanan
  • mineo :cocok dipertimbangkan jika ingin lebih fleksibel memilih kapasitas data dan cara penggunaan

Bagi orang asing yang tinggal di Jepang, sebaiknya jangan memilih SIM hanya karena “yang paling murah”.

Periksa juga hal-hal berikut:

  • Apakah SMS dapat digunakan
  • Apakah Anda dapat menyelesaikan verifikasi identitas dengan dokumen yang dimiliki
  • Apakah metode pembayaran yang Anda miliki dapat digunakan
  • Apakah Anda bisa menyelesaikan pendaftaran online sendiri
  • Apakah Anda membutuhkan bantuan di toko
  • Seberapa sering Anda melakukan panggilan telepon

SIM yang cocok akan berbeda tergantung gaya hidup dan kebutuhan Anda.

Pendaftaran SIM Bisa Terhenti pada Tahap Verifikasi Identitas

Untuk membuat kontrak SIM di Jepang, Anda perlu melalui proses verifikasi identitas(本人確認).

Bagi warga asing, Residence Card(在留カード)sering digunakan sebagai salah satu dokumen untuk proses tersebut.

Dalam pendaftaran online, tergantung operator dan metode yang digunakan, Anda mungkin diminta memotret dokumen identitas dengan smartphone atau membaca chip IC.

Hal yang penting adalah memastikan nama, alamat, dan informasi lain yang dimasukkan pada formulir sesuai dengan dokumen identitas yang digunakan.

Cara verifikasi identitas dan solusi jika terjadi error akan dijelaskan lebih detail pada halaman panduan pendaftaran masing-masing operator.

Sebaiknya Gunakan Nomor Telepon yang Bisa Dipakai dalam Jangka Panjang

Jika mengganti nomor telepon, Anda mungkin juga perlu mengubah nomor yang terdaftar di berbagai layanan.

Jika nomor lama masih terdaftar pada bank, PayPay, kartu kredit, atau aplikasi lainnya, kode verifikasi SMS bisa saja dikirim ke nomor tersebut.

Karena itu, jika berencana tinggal cukup lama di Jepang, biasanya lebih praktis memiliki nomor atas nama sendiri yang dapat terus digunakan daripada memilih nomor yang sejak awal hanya akan dipakai sebentar.

Untuk Orang Indonesia yang Tinggal di Jepang

Di Indonesia, sebagian orang terbiasa mengganti kartu SIM atau menggunakan beberapa nomor untuk keperluan yang berbeda.

Di Jepang, setelah nomor telepon didaftarkan ke bank, layanan pembayaran, kartu kredit, dan berbagai akun lainnya, menggunakan nomor yang sama dalam jangka panjang sering kali membuat pengelolaan akun menjadi jauh lebih mudah.

Jika suatu saat ingin mengganti nomor, sebaiknya periksa dan ubah terlebih dahulu nomor telepon yang terdaftar pada bank serta berbagai aplikasi sebelum menonaktifkan SIM lama.

Dengan begitu, risiko kehilangan akses karena kode SMS masih dikirim ke nomor lama dapat dikurangi.

Hindari Menggunakan SIM Atas Nama Orang Lain

Jika tinggal di Jepang dalam jangka panjang, sebaiknya buat kontrak SIM atas nama sendiri.

Menggunakan SIM atas nama orang lain, atau menyerahkan SIM dan nomor telepon yang Anda kontrakkan kepada orang lain, dapat menimbulkan masalah terkait kontrak maupun verifikasi identitas.

Penting: Jangan Serahkan SIM atau Nomor Telepon Anda kepada Orang Lain

Jika SIM atau nomor telepon atas nama Anda digunakan oleh orang lain, ada risiko nomor tersebut digunakan untuk tindak kejahatan atau penyalahgunaan.

Jika terjadi masalah, pihak operator atau pihak terkait dapat menghubungi dan memeriksa pemilik kontrak.

Jika SIM sudah tidak digunakan, jangan menyerahkannya kepada orang lain. Lakukan penghentian layanan sesuai prosedur yang ditentukan oleh operator.

Kesimpulan

Di Jepang, nomor telepon bukan sekadar “nomor untuk dihubungi”.

Melalui SMS dan verifikasi identitas, nomor telepon terhubung dengan berbagai layanan yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti rekening bank, PayPay, kartu kredit, dan berbagai aplikasi.

Bagi orang Indonesia yang sebelumnya terbiasa berkomunikasi terutama melalui WhatsApp, cara nomor telepon digunakan di Jepang mungkin terasa sedikit berbeda.

Jika berencana tinggal di Jepang dalam waktu cukup lama, memiliki nomor telepon Jepang atas nama sendiri sejak awal dapat membuat berbagai prosedur selanjutnya jauh lebih mudah.

Bahkan jika belum memiliki kartu kredit Jepang, Anda mungkin tetap dapat mendaftar SIM yang mendukung pembayaran melalui rekening bank jika sudah memiliki rekening bank yang sesuai.

Namun, metode verifikasi identitas dan syarat pembayaran berbeda pada setiap operator.

Sebelum mendaftar, selalu periksa syarat operator dan pastikan dokumen identitas, alamat, serta metode pembayaran yang Anda miliki dapat digunakan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang masing-masing operator, lihat menu SIM Lainnya di bagian atas halaman atau perbandingan paket SIM di Jepang.