Cara Mengisi Nama di Formulir Jepang|Panduan Katakana, Huruf Romawi, dan Kode Pos
Saat mendaftar SIM, kartu kredit, rekening bank, toko online, atau layanan lainnya di Jepang, Anda mungkin diminta mengisi Furigana(フリガナ), Katakana(カタカナ), nama dalam alfabet Latin(ローマ字), Sei(姓), Mei(名), atau kode pos(郵便番号). Bagi orang Indonesia, terutama yang struktur namanya tidak terbagi jelas menjadi nama keluarga dan nama depan, bagian ini bisa cukup membingungkan. Di halaman ini, kami akan menjelaskan cara mengisinya agar lebih mudah dipahami.
Nama orang Indonesia tidak selalu memiliki struktur “nama keluarga + nama depan” seperti yang umum digunakan dalam sistem nama Jepang. Ada orang yang hanya memiliki satu nama, ada yang memiliki beberapa bagian nama, dan ada juga nama yang sulit dibagi menjadi nama keluarga dan nama depan.
Karena itu, jika Anda membagi, memendekkan, atau mengubah nama berdasarkan keputusan sendiri, proses verifikasi identitas atau pendaftaran rekening bank, kartu kredit, dan SIM dapat mengalami error.
1)Mengapa Nama Orang Asing Perlu Ditulis dalam Katakana?
Pada formulir Jepang, Anda kadang diminta mengisi Furigana(フリガナ) atau nama dalam Katakana(カタカナ) agar cara membaca nama Anda dapat diketahui.
Misalnya ketika mendaftar:
- SIM
- Kartu kredit
- Rekening bank
- Toko online
- Layanan pengiriman
Katakana digunakan untuk menuliskan pengucapan nama asing dalam bahasa Jepang.
Karena itu, untuk nama asing tidak selalu hanya ada satu bentuk Katakana yang benar.
Hal yang penting adalah jangan menggunakan penulisan Katakana yang berbeda-beda setiap kali mendaftar.
Sebisa mungkin, gunakan penulisan yang sama secara konsisten.
Hal ini terutama penting untuk:
- Rekening bank
- Kartu kredit
- SIM
- Tempat kerja
Jika penulisan Katakana berbeda antara satu layanan dengan layanan lainnya, verifikasi identitas atau pendaftaran rekening untuk pembayaran dapat mengalami error.
Jika Anda sudah pernah menggunakan nama Katakana di Jepang, lebih aman menggunakan penulisan yang sama daripada membuat versi baru sendiri.
2)Cara Mencari Penulisan Nama dalam Katakana dengan Google
Jika belum tahu bagaimana nama Anda ditulis dalam Katakana, Google dapat digunakan sebagai referensi untuk mencari kemungkinan penulisannya.
Misalnya, Anda dapat mencari:
Budi Santoso カタカナ
atau:
Budi Santoso をカタカナにして
Hasil pencarian dapat membantu Anda menemukan kemungkinan penulisan Katakana yang mendekati pengucapan nama Anda.
Namun, perlu diperhatikan:
Katakana yang muncul di Google bukan berarti otomatis merupakan penulisan resmi yang harus digunakan untuk rekening bank atau kartu kredit.
Gunakan Google hanya sebagai referensi untuk mencari kemungkinan penulisan.
Jika Anda sudah menggunakan Katakana pada:
- Rekening bank
- Tempat kerja
- Sekolah
- SIM
- Kartu kredit
periksa apakah penulisan yang Anda temukan sama dengan data yang sudah terdaftar.
Jika nama cukup panjang, Anda juga dapat mencari setiap bagian nama secara terpisah, lalu memeriksa kembali keseluruhan penulisannya.
3)Jika Menggunakan Alat Konversi Katakana
Ada juga situs atau alat kamus yang dapat mengubah nama asing menjadi Katakana.
Namun, jangan langsung menggunakan hasil konversi tanpa memeriksanya.
Yang penting adalah memastikan:
“Apakah penulisan ini sama dengan Katakana yang pernah saya gunakan sebelumnya?”
Beberapa hal yang sering menimbulkan masalah adalah:
- Spasi
- Urutan nama
- Middle name
- Nama yang panjang
- Beberapa Katakana dengan pengucapan yang mirip
Pengucapan bahasa Indonesia tidak selalu dapat ditulis secara sempurna menggunakan Katakana Jepang.
Karena itu, jangan hanya memikirkan:
“Katakana mana yang paling mirip dengan pengucapan asli?”
Tetapi periksa juga:
“Penulisan mana yang selama ini sudah saya gunakan di Jepang?”
Jika sudah memiliki penulisan yang digunakan secara resmi atau konsisten, sebaiknya gunakan penulisan tersebut.
4)Nama dalam Alfabet Latin Harus Mengikuti Dokumen Identitas
Jika formulir meminta nama dalam alfabet Latin(ローマ字), huruf alfabet, atau istilah sejenisnya, pada dasarnya masukkan nama sesuai dengan dokumen identitas yang ditentukan, seperti Residence Card(在留カード) atau paspor.
Perhatikan terutama:
- Urutan nama
- Spasi
- Middle name
- Apakah ada bagian nama yang ditulis atau tidak
Jangan mengubahnya berdasarkan keputusan sendiri.
Misalnya, meskipun dalam kehidupan sehari-hari Anda menggunakan nama pendek atau nama panggilan, untuk pendaftaran yang memerlukan verifikasi identitas, memasukkan nama yang berbeda dari dokumen resmi dapat menyebabkan error.
Orang Indonesia Perlu Berhati-hati dengan Kolom Sei(姓)dan Mei(名)
Formulir Jepang sering memiliki kolom nama yang dipisahkan menjadi:
姓(せい / Sei)
名(めい / Mei)
Dalam sistem nama Jepang, 姓 biasanya digunakan untuk nama keluarga dan 名 untuk nama depan. Namun, struktur ini tidak selalu cocok dengan nama orang Indonesia.
Nama orang Indonesia tidak selalu memiliki nama keluarga yang dapat dipisahkan dengan cara yang sama seperti nama Jepang.
Karena itu, jangan langsung menganggap:
“Kata terakhir pasti masuk ke 姓.”
atau:
“Kata pertama pasti masuk ke 名.”
Aturan pengisian dapat berbeda tergantung bank atau layanan yang digunakan.
Periksa petunjuk yang tampil pada formulir.
Jika tidak yakin, lebih aman bertanya kepada bagian layanan pelanggan atau petugas:
「この名前は姓と名のどちらに入力しますか?」
Artinya:
“Nama ini harus dimasukkan ke kolom Sei atau Mei?”
Jika sebelumnya sudah pernah mendaftarkan nama pada rekening bank, kartu kredit, atau layanan penting lainnya di Jepang, cara penulisan tersebut juga dapat digunakan sebagai referensi.
5)Furigana dan Nama dalam Alfabet Latin Bukan Hal yang Sama
Ini merupakan salah satu bagian yang sering membingungkan orang yang baru pertama kali melakukan prosedur di Jepang.
Nama dalam alfabet Latin(ローマ字) adalah nama yang ditulis menggunakan alfabet.
Sedangkan Furigana(フリガナ) menunjukkan cara membaca nama tersebut dalam bahasa Jepang.
Contohnya:
Alfabet Latin:
BUDI SANTOSO
Katakana:
ブディ サントソ
Ini hanya contoh. Penulisan Katakana untuk nama yang sama dapat berbeda tergantung pengucapan dan penulisan yang sudah digunakan sebelumnya.
Jika pada formulir tertulis:
フリガナ
セイ
メイ
biasanya Anda diminta memasukkan nama menggunakan Katakana.
Sebaliknya, jika tertulis:
ローマ字
英字
ALPHABET
biasanya masukkan nama menggunakan alfabet Latin.
Memahami perbedaan ini dapat membantu menghindari error saat mengisi formulir.
6)Cara Mencari Kode Pos Jepang
Saat memasukkan alamat di Jepang, Anda biasanya diminta memasukkan kode pos 7 digit(郵便番号).
Contohnya:
123-4567
Alamat tercantum pada Residence Card, tetapi kode pos biasanya tidak tercantum di sana.
Karena itu, Anda perlu mencarinya sendiri.
Cara yang paling aman adalah mencari berdasarkan alamat melalui situs resmi Japan Post(日本郵便).
Anda juga dapat mencari alamat melalui Google Maps. Dalam beberapa kasus, kode pos akan ditampilkan bersama alamat.
Namun, jika kode pos akan digunakan untuk pendaftaran penting seperti rekening bank atau kartu kredit, sebaiknya konfirmasi juga melalui situs resmi Japan Post.
7)Jangan Terlalu Banyak Menyingkat Alamat
Pada formulir online di Jepang, setelah memasukkan kode pos, nama prefektur, kota, atau distrik terkadang akan muncul secara otomatis.
Setelah itu, Anda mungkin perlu memasukkan sendiri bagian seperti:
- Nama daerah / 町名
- Chome(丁目)
- Nomor alamat / 番地
- Nama gedung atau apartemen
- Nomor kamar
Usahakan alamat yang dimasukkan sesuai dengan alamat pada Residence Card dan alamat yang benar-benar digunakan untuk menerima surat.
Khususnya, kesalahan seperti:
- Nama gedung tidak dicantumkan
- Nomor kamar tidak dicantumkan
- Nomor alamat salah
dapat menimbulkan masalah ketika bank atau perusahaan mengirimkan dokumen verifikasi, kartu ATM, kartu kredit, SIM, atau surat penting lainnya.
Kesimpulan
Ketika mengisi formulir Jepang, orang asing sering mengalami kesulitan pada bagian:
- Katakana / Furigana
- Nama dalam alfabet Latin(ローマ字)
- Sei dan Mei(姓・名)
- Kode pos
- Alamat
Khusus bagi orang Indonesia, bagian 姓・名 dapat membingungkan karena struktur nama Indonesia tidak selalu sama dengan struktur nama Jepang.
Jika bingung, jangan memendekkan nama atau mengubah urutannya berdasarkan keputusan sendiri.
Pada dasarnya, gunakan sebagai acuan:
- Residence Card atau paspor yang diminta sebagai dokumen identitas
- Informasi yang sebelumnya sudah digunakan di Jepang
- Petunjuk pada formulir bank atau layanan yang digunakan
Untuk Katakana juga, jika Anda sudah pernah menggunakan satu penulisan di Jepang, lebih aman menggunakan penulisan yang sama secara konsisten.
Perbedaan kecil dalam penulisan nama dapat menyebabkan error saat mendaftarkan rekening bank, kartu kredit, SIM, atau metode pembayaran.
Jika tidak yakin, jangan memaksakan untuk menentukan sendiri. Sebaiknya konfirmasikan langsung kepada pihak yang menerima permohonan.
