Jangan Minta Orang Lain Mengajukan Kartu Kredit untuk Anda
Jika Anda belum terlalu memahami bahasa Jepang dan merasa sulit mengajukan kartu kredit di Jepang, mungkin ada orang yang mengatakan:
“Saya bisa mengajukannya untuk Anda.”
“Biar saya isi semuanya.”
“Kirim kode SMS yang baru masuk.”
Meminta seseorang menjelaskan bahasa Jepang di samping Anda bukanlah masalah.
Namun, tindakan seperti berikut berisiko:
- Menyerahkan seluruh proses pengajuan kepada orang lain
- Memberikan ID login atau password
- Memberikan kode verifikasi SMS
- Menunjukkan nomor kartu atau kode keamanan
Khususnya, berhati-hatilah jika seseorang yang Anda kenal atau temui melalui SNS mengatakan:
“Kalau saya bantu, lebih mudah lolos.”
“Serahkan saja semuanya kepada saya.”
“Saya bisa urus semuanya untuk Anda.”
① Cara yang Aman: Anda yang Mengoperasikan, Tanyakan Hanya Bahasa Jepang yang Tidak Dipahami
Saat mengajukan kartu kredit, sebisa mungkin lakukan sendiri proses pengajuannya.
Cara yang lebih aman adalah:
- Membuka situs resmi menggunakan smartphone atau komputer Anda sendiri
- Mendaftarkan alamat email milik Anda sendiri
- Menerima SMS di nomor telepon Anda sendiri
- Menyimpan password hanya untuk diri sendiri
- Bertanya kepada orang yang dipercaya hanya tentang bahasa Jepang yang tidak Anda pahami
Walaupun tidak memahami bahasa Jepang, Anda tidak perlu menyerahkan seluruh proses pengajuan kepada orang lain.
② Jangan Memberikan ID Login atau Password
Di halaman anggota seperti Rakuten e-NAVI, Anda mungkin dapat melihat informasi seperti:
- Riwayat penggunaan kartu
- Informasi pembayaran
- Informasi yang terdaftar pada akun
Jika memberikan ID dan password kepada orang lain, orang tersebut mungkin dapat login lagi tanpa izin Anda di kemudian hari.
Rakuten Card juga mengingatkan pengguna agar tidak memberikan ID dan password kepada orang lain.
Simpan password Anda sendiri dan jangan membagikannya.
③ Jangan Memberikan Kode Verifikasi SMS kepada Orang Lain
One-time password atau kode verifikasi yang dikirim melalui SMS merupakan informasi penting untuk memastikan bahwa tindakan dilakukan oleh pemilik akun.
Sebagai contoh, Rakuten Card dapat menggunakan one-time password melalui SMS untuk proses autentikasi seperti 3D Secure.
Walaupun seseorang mengatakan:
“Beri tahu saya nomor yang baru saja masuk.”
jangan memberikan kode tersebut tanpa memahami untuk apa kode itu digunakan.
Periksa juga jumlah pembayaran atau isi pesan yang tercantum dalam SMS, lalu masukkan sendiri kode tersebut.
④ Jangan Menunjukkan Nomor Kartu, Masa Berlaku, atau Kode Keamanan
Dalam pembayaran online, informasi seperti berikut dapat digunakan:
- Nomor kartu
- Masa berlaku
- Kode keamanan
Jika orang lain mengetahui informasi tersebut, kartu dapat berisiko digunakan tanpa izin.
Setelah kartu diterima, hindari:
- Mengirim foto bagian depan atau belakang kartu
- Mengirim nomor kartu melalui chat
- Memberikan kode keamanan kepada orang lain
⑤ Pola yang Perlu Diwaspadai
Berhati-hatilah jika mengalami situasi seperti:
- Orang yang dikenal melalui SNS berkata akan “membuatkan kartu” untuk Anda
- Anda diminta membayar agar pengajuan lebih mudah disetujui
- Seseorang mengatakan akan melakukan seluruh proses verifikasi identitas
- Anda diminta memberikan kode verifikasi SMS
- Anda diminta mengirim foto kartu setelah kartu diterima
- Anda diminta memberikan ID atau password
- Anda diminta menitipkan kartu kepada orang lain
Jika seseorang benar-benar hanya membantu menjelaskan proses pengajuan, ia tidak perlu mengetahui password, kode SMS, atau informasi kartu Anda.
⑥ Hal yang Perlu Diperhatikan Orang Indonesia
Jika belum terbiasa dengan bahasa Jepang, Anda mungkin merasa lebih nyaman meminta bantuan kepada seseorang yang bisa berbicara bahasa Indonesia.
Tentu saja, Anda boleh meminta teman atau keluarga yang dipercaya untuk menjelaskan bahasa Jepang.
Namun:
Hanya karena seseorang juga orang Indonesia, bukan berarti Anda harus langsung mempercayainya.
Berhati-hatilah terutama terhadap orang yang hanya dikenal melalui SNS atau orang yang meminta bayaran untuk “mengurus” pengajuan kartu kredit Anda.
Cara yang lebih aman adalah:
minta bantuan hanya untuk memahami bahasa Jepang, tetapi lakukan sendiri pengisian data dan proses verifikasi.
⑦ Jika Anda Sudah Memberikan Informasi kepada Orang Lain
Jika Anda sudah memberikan informasi seperti:
- ID login
- Password
- Kode verifikasi SMS
- Nomor kartu
- Kode keamanan
kepada orang lain, periksa kondisi akun Anda secepat mungkin.
Lakukan langkah seperti:
- Mengubah password halaman anggota
- Memastikan alamat email yang terdaftar adalah milik Anda
- Jika perlu, mengubah password email
- Memastikan nomor telepon yang terdaftar adalah nomor Anda
- Memeriksa apakah ada transaksi yang tidak Anda kenal
- Menghubungi perusahaan kartu jika merasa khawatir
Jika terdapat transaksi yang tidak Anda kenal, jangan dibiarkan.
Hubungi saluran resmi perusahaan kartu.
⑧ Apakah Transaksi Tidak Sah Pasti Diganti?
Beberapa kartu kredit memiliki sistem perlindungan atau kompensasi untuk transaksi yang tidak sah.
Namun:
transaksi tidak sah tidak selalu berarti seluruh kerugian pasti diganti.
Syarat kompensasi berbeda tergantung perusahaan kartu dan kondisi bagaimana informasi tersebut bocor atau digunakan.
Khususnya jika:
- Anda sendiri memberikan ID atau password kepada orang lain
- Anda menyerahkan kartu kepada orang lain
- Anda memberikan informasi autentikasi kepada orang lain
hal tersebut dapat memengaruhi apakah kompensasi dapat diberikan.
Karena itu, jangan berpikir:
“Kalau disalahgunakan nanti perusahaan kartu pasti mengganti semuanya.”
Yang paling penting adalah tidak memberikan informasi penting tersebut sejak awal.
⑨ Cara Meminta Bantuan dengan Aman
Walaupun bahasa Jepang membuat Anda khawatir, cara yang aman adalah:
Anda sendiri yang melakukan proses pengisian dan verifikasi, dan orang lain hanya menjelaskan kata atau kalimat yang tidak Anda pahami.
Contohnya:
- Minta bantuan untuk menjelaskan bahasa Jepang pada layar
- Setelah masuk ke bagian password, lakukan sendiri
- Masukkan kode verifikasi SMS sendiri
- Jangan menunjukkan nomor kartu
- Simpan informasi login setelah pengajuan hanya untuk diri sendiri
Jika menunjukkan layar kepada orang lain, jangan tunjukkan layar yang menampilkan data pribadi, password, atau informasi kartu.
Kesimpulan
Meminta bantuan orang lain saat mengajukan kartu kredit bukanlah hal yang salah.
Yang berbahaya adalah:
- Menyerahkan seluruh proses pengajuan kepada orang lain
- Memberikan informasi login
- Memberikan kode verifikasi SMS
- Menunjukkan informasi kartu
- Menitipkan kartu kepada orang lain
Jika tidak memahami bahasa Jepang, mintalah bantuan hanya untuk menjelaskan bagian yang tidak Anda mengerti.
Gunakan smartphone Anda sendiri, email Anda sendiri, dan nomor telepon Anda sendiri. Lakukan sendiri proses verifikasi dan kelola password sendiri.
Itulah cara yang paling mudah dipahami dan lebih aman saat mengajukan kartu kredit di Jepang.
